Akhirnya
setelah hampir sejam berada di dalam pesawat mendaratlah kami dengan selamat di
Bandara soekarno Hatta, beberapa jam kemudian sampailah saya bersama ketujuh
teman yang lainnya di kota Serang, Banten.
Bukan
untuk liburan tapi melaksanakan Praktek Kerja Lapangan di RSUD Dr. Dradjat
Prawiranegara Serang, Banten. Saya tidak pernah merencanakan liburan kemana pun
kecuali sambil belajar atau ada pelatihan didalamnya, ibarat kata bonus dari
study adalah jalan-jalan. So, sedikit sekali pengalamanku travelling.
Pengalaman
pertama Maret 2017 perjalanan yang saya rasakan sangatlah berbeda disini, karena
ditempuh secara konvoi menggendarai sepeda motor ke salah satu wisata alam di Desa
Cilentung, Pandeglang Banten. Kenyataannya saya tidak bisa mengendarai
kendaraan satu ini haha (saya sedang mencoba belajar). Setelah berjam-jam
dijalanan melewati kota kemudian masuk ke hamparan sawah, nyiur yang
melambai-lambai, tebing yang curam, dan pantai-pantai diseberang jalan. Sampailah
kami di tempat wisata ini. Taraa.. Main
air lagi
Pict. Singgah sebentar sebelum melanjutkan perjalanan kembali ke Curug Putri.
Indahnya
pesona alam yang salah satunya tentang air dan daratan yang begitu mengagumkan untuk di eksplore oleh sepasang mata sipitku. Terlebih lagi kata guide yang sering jalan-jalan bersama kak eci (mereka sepasang kekasih. Lol..) ada bebatuan yang mengapit aliran sungai didalamnya dan saya juga penasaran apakah benar destinasi wisata yang satu ini mirip dengan bebatuan Grand Canyon yang ada di Colorado, Amerika Serikat? Alhasil inilah dia little Grand Canyon Banten.
Pict. Little Grand Canyon, Banten.
Pict.
Senangnya main air melepas penat keriwehan di rumah sakit.
Walaupun
gak mudah buat menuju kelokasi apalagi setelah pulang, harus melewati
berjam-jam jalanan malam dan itu gerimis hujan manja, oh no! Bisa dibayangkan betapa menderitanya orang yang membawa
motor terkena angin, hujan badai perjalanan malam dan saya dari awal perjalanan
sampai pulang selalu dibonceng. Sorry,
terdengar jahat yaa hehe.. Sampai ke kota Serang lagi kira-kira udah pukul
22.30 wib. OMG it’s amazing journey.
Pagi
itu, melewati lorong rumah sakit yang suram dengan segudang masalah yang berada
didalam kamar-kamar rawat inap. Semoga yang sakit cepat pulih kembali dan bisa
menjalani hari-harinya dengan sehat wal’afiat. Oh iya, Laporan oh laporan
akhirnya dikau kupresentasikan juga, I’m
so sorry to hear that. Pasien saya meninggal dunia setelah selesai masa rawat
inap dan kasus yang saya kerjakan juga selesai. Sedih, beberapa hari memantau
makanan dan status gizinya dan akhirnya telah berpulang ke Rahmatullah. Semoga
diberikan tempat terbaik di surga serta diterima amal ibadah disisi-Nya. Amiin.
Seperti
itulah siklus hidup ini, selalu ada sepersekian detik orang yang datang dan
pergi dalam hidup kita. Sejenak tarik nafas dan mari kita lanjutkan kembali berwisata
alam disini Hehe. Saya bersama teman-teman yang lainnya otw cuss ke Sungai Cikalumpang, Padarincang Banten buat mancing
ikan (becanda ding hehe..) kita mau river tubing, Yeay.
Pict. Jalan aja dulu siapa tahu cocok wkwk...
Jalan kaki nya jauh juga yaa, tapi setelah sampai di lokasi air terjun mininya MasyaAllah udah deh pengen nyemplung aja bawaannya (padahal gak bisa berenang haha). Sama kaya ke curug putri sebelumnya disini juga gak kalah indah buat main air dengan segala kejernihan sungainya. setelah termanjakan sama air terjun lanjut lagi main aja terus.
Sungai ini masih panjang, so nikmati aja dulu setiap detik
kebersamaan ini. Awalnya takut kelelep, eh malah sok-sok an. Kalo inget
kejadian ini sumpah deh bikin ngakak so hard.
Pict.
Selalu seru dan menenangkan kalo main air yaa..
Telah habis sudah
tenaga ini (udah kaya lagu aja), waktunya mengisi perut sebelum pulang dan
menjalani rutinitas seperti sedia kala.
Pict. Sebelum dan sesudah river tubing masih aja sempat leha-leha.
Siang itu, entah
bagaimana bentuk langit diluar karena sedari tadi mengerjakan laporan yang
bejibun banyaknya dan kenapa seperti deadline
setiap harinya. Rasanya ingin sekali hanya sekedar menarik nafas dan
menghempaskannya. Huft. Selesai juga, dan sorenya fix kita mau ke pulau hahaa. Bermodalkan sewa angkot akhirnya
tibalah kami di pinggir pantai, kemudian menyewa boats menuju pulau kecil di pelabuhan merak.
Pict. I Need you Holiday..
Gelap. Namun, ada
cela-cela cahaya di ujung pulau, ya ini sudah menunjukkan pukul 19.00 wib. Bercengkrama
dan menghirup udara di pulau kecil tak berpenghuni merasakan bentuk pasir,
aroma amis ikan, kapal-kapal besar diujung sana dan kerinduan pada rumah.












Komentar
Posting Komentar